INFO SEFT

Training SEFT - Terapi SEFT | Lebih dari 100 peserta Antusias mengikuti training SEFT

Perjalanan Penemuan Metode Terapi SEFT
SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT)
(patent no. IDM 000177179)

Metode terapi SEFT tidak begitu saja muncul. Metode ini ditemukan setelah Ahmad Faiz Zainuddin mengikuti beberapa penelitian langsung dari pakar-pakar terapi psikologis Internasional. Berikut adalah perjalan penemuan Metode SEFT tersebut.

AKUPUNTUR & AKUPRESSUR

Pada bulan September 1991, Erika & Helmut Simon menemukan mayat yang masih utuh terendam dalam glacier (sungai dengan suhu dibawah titik beku) di kawasan Otztal Alps, daerah perbatasan Autralia dan Italy. Di tubuh mayat tersebut terdapat tattoo yang menandai titik-titik meridian tubuh. Setelah diuji dengan “carbon dating test”, ternyata mayat ini di duga berumur 5300 tahun.

Menurut ahli akupuntur modern, bahwa tattoo tersebut dibuat oleh ahli akupuntur kuno yang sangat kompeten, mengingat ketepatan dan kompleksitas titik-titiknya. Karena itu, mereka berkesimpulan bahwa ilmu akupuntur telah berkembang jauh sebelumnya , mungkin sekitar 5.500 tahun yang lalu.

Akupuntur dan akupressur adalah contoh nyata penggunaan energy tubuh untuk menyembuhkan pasien dari berbagai gangguan fisik. Seorang ahli akupuntur menancapkan jarum ke beberapa titik yang kadang terletak jauh dari tempat rasa sakit, hasilnya, rasa sakit itu hilang.

Ahli akupressur dan reflexology menekan beberapa titik dikaki untuk menyembuhkan penyakit yang “jauh” dari kaki, seperti sakit ginjal, hipertensi, nyeri punggung, dan sebagainya. Mereka melakukan ini dengan hasil yang efektif karena mengetahui dengan tepat dimana ia harus menekan (atau menusukkan jarumnya) untuk menstimulasi sistem energi tubuh yang berhubungan langsung dengan sumber rasa sakit.

SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) bekerja dengan prinsip yang kurang lebih sama dengan akupuntur dan akupressur. Ketiga teknik ini berusaha merangsang titik – titik kunci di sepanjang 12 jalur energi (energi meridian) tubuh yang sangat berpengaruh pada kesehatan kita.

Perbedaannya, SEFT menggunakan teknik yang lebih aman, cepat, dan sederhana, bahkan tanpa resiko, karena tidak menggunakan alat atau jarum. Hanya dengan jari telunjuk dan jari tengah kita yang diketuk-ketukkan ringan di beberapa titik meridian tubuh.

Selain itu, dengan melibatkan Tuhan dan proses Energy Psychology ini menjadikan SEFT mengalami amplifying effect sehingga spectrum masalah yang dapat diatasi juga jauh lebih luas, yakni meliputi fisik dan emosi, kesuksesan diri, kebahagiaan hati dan menjadikan jalan menuju personalgreatness (kemuliaan diri).

ENERGY PSYCHOLOGY
(Dr. John Diamond)

Dr. John Diamond adalah follow member of the Royal Australian and New Zealand College of Psychiatry, anggota pendiri The American Holistic Medical Association dan ex President of The Internasional Academy of Preventive Medicine.

Diamond adalah salah satu pioneer yang menulis tentang “Hubungan Sistem Energy Tubuh dengan gangguan psikologis”. Konsep ini mendasari lahirnya cabang baru psychology yang dikenal dengan ENERGY PSYCHOLOGY, yaitu terobosan baru di bidang psychology yang menggabungkan sistem energi tubuh untuk mengpengaruhi pikiran, perasaan, dan prilaku. Teori Energy Psychology ini menjadi pondasi bagi lahirnya Tought Field Therapy (TFT) yang dipelopori oleh Dr. Roger Callahan.

CHIROPRACTIC & APPLIED KINESIOLOGY
(Dr. George Goodheart)

Pada tahun 1964, Dr George Goodheart, dokter ahli chiropractic (terapi pada pijatan tulang belakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit fisik) mulai meneliti tentang ada tidaknya hubungan antara kekuatan otot, organ dan kelenjar tubuh dengan energy meridian. Ia mengembangkan satu metode yang dikenal dengan nama muscle testing dan memperkenalkan pada dunia, apa yang ia sebut sebagai “Applied Kinesiology”.

Kinesiologist mendiagnosa penyakit seseorang dengan cara menyentuh beberapa
bagian otot tubuh. Mereka berasumsi bahawa penyakit di bagian dalam organ tubuh seperti jantung, paru-paru, liver, dan sebagainya berdampak akan melemahkan otot-otot tertentu. Dengan merasakan otot-otot tertentu mana yang lemah, ahli kinesiology dapat menentukan organ tubuh mana yang sedang sakit. Prinsip – prinsip ini ditindaklanjuti lebih jauh oleh salah satu Dr. George Goodheart, yakni seorang psikiater, pakar pengobatan holistic yang bernama Dr. John Diamond.

TOUGHT FIELD THERAPY
(Dr. Roger Callahan)

Roger J. Callahan, dikenal dengan terapi konvensionalnya yang menggegerkan dunia psikoterapi, yaitu tough Field Therapy dengan nama Callahan Technique. Callahan adalah psikolog klinis, Lulusan the University of Michigan, dan mendapat gelar PhD dalam bidang Clinical Psychology dari Syracuse University, New York, USA.

Pada tahun 1980, Dr. Roger Callahan sedang berusaha membantu kliennya yang bernama Marry. Keluhan Marry adalah intense aqua phobia (sangat takut air). Marry mengeluh merasakan sakit kepala yang berkepanjangan dan mengalami mimpi buruk yang menakutkan, keduanya berhubungan dengan aqua phobia.

Dia telah pergi dari therapist ke therapist selama beberapa tahun terakhir tanpa hasil yang memuaskan. Dr. Callahan pun sudah mencoba membantu Marry dengan berbagai metode psikoterapi konvensional selama satu setengan tahun tanpa ada perkembangan yang berarti.

Hingga suatu hari, Dr. George Callahan mencoba satu cara penghabisan diluar batas ilmu psikoterapi. Dengan didorong rasa ingin tahu atas hasil belajarnya tentang “Sistem Energy Tubuh”, Dr. Callahan mencoba “Mengetuk” (Tapping) dengan ujung jari telunjuknya ke bagian kelopak mata Marry, dalam waktu kurang dari satu menit, tiba-tiba Marry berteriak dan mengatakan bahwa rasa tidak enak di perutnya akibat dari rasa ketakutan pada air hilang.

Sumber : Majalah ALBI Edisi Perdana

 

Untuk kebutuhan khusus dan spesifik di Perusahaan, Bapak/Ibu dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada kami, dengan menghubungi kami di Jakarta (testing) atau kirimkan email ke aries_sukamelond@yahoo.com cc: info@seftclub.com Footer